Berlian, Batu Cincin Termahal di Dunia

berlian-paling-mahalJualberlian.com – Belakangan ini, masyarakat Indonesia sedang demam dengan batu akik. Batu akik merupakan batu mulia yang sudah dipoles sehingga tampak cantik saat dikenakan. Sekarang, banyak toko-toko yang menjual batu akik yang sudah dipoleh atau masih mentah. Bahkan teransaksi jual beli online batu akik sudah semakin menjamur. Sebenarnya, batu akik sudah diketahui sejak lama, namun baru akhir-akhir ini saja masyarakat Indonesia menyadari nilai jualnya yang tinggi sehingga bagus untuk investasi masa depan. Mahalnya harga sebuah batu mulia tergantung dari jenis jenis batunya dan keindahan pemolesan batu. Batu cincin termahal di dunia saat ini diperkirakan adalah berlian.

Berlian berasal dari batu intan yang sudah dipoles. Batu intan merupakan batu yang memiliki tingkat kekerasan paling tinggi daiantara batu-batu yang lainnya. Selain itu, batu intan memiliki sifat yang mampu untuk membiaskan cahaya yang diterimanya. Karena sifatnya inilah selain digunakan sebagai perhiasan, batu intan juga digunakan si bidang industri. Intan yang sudah dipoles menjadi berlian banyak mengambil minat orang banyak. Tingginya nilai berlian dipengaruhi dari berbagai hal, salah satunya adalah warna. Semakin bersih dan cerah warnanya maka semakin mahal harganya. Oleh karena itu, keterampilan dalam memotong batu intan menjadi berlian sangat dibutuhkan agar keindahan yang terpancar dari berlian lebih menonjol. Meskipun harga jualnya yang tinggi, hal ini sama sekali tidak menurunkan minat orang untuk memiliki batu ini. Salah satu batu cincin termahal di dunia adalah Berlian Hope. Berlian ini dijual sekitar USD 250 juta per karatnya. Sampai sekarang harga berlian ini terus mengalami peningkatan.

pink-star-berlian-termahal-di-dunia

batu-cincin-termahal-didunia

batu-akik-termahal-di-dunia

Berlian, yang merupakan batu cincin termahal di dunia, selain dapat digunakan sebagai perhiasan juga dapat sangat cocok digunakan untuk investsi masa depan. Bagi kamu yang berminat dengan investasi berlian, kalian tidak harus membeli Berlian Hope, kok. Di Indonesia sendiri, banyak pertambangan intan yang ditemukan, salah satunya terdapat di Martapura. Kamu bisa saja membeli sebuah cincin yang bermatakan berlian. Namun, periksa dahulu keaslian berliannya ya. Karena sekarang banyak berlian sintesis yang beredar di pasaran.

Informasi Tentang Berlian Sintetis

Jualberlian.com – Intan sintetis (bahasa Inggris: Diamond carbon (nomina) ) adalah intan sedangkan Diamond non-carbon {adjektiva} (lihat: Diamond Swarovsky) lebih merujuk pada teknologi cutting atau pemotongan yang dibuat dengan proses teknologi, bukan dengan proses geologis seperti intan alami. intan sintetis juga dikenal dengan nama intan HPHT dan Berlian CVD, di mana kedua nama tersebut merupakan jenis metode pembuatannya (high pressure high temperature dan chemical vapor deposition).

Beberapa klaim tentang berlian sintetis diketahui antara 1879 hingga 1928, seluruh pecobaan yang dilakukan secara hati-hati dianalisa, namun tidak ada yang dikonfirmasi. Pada tahun 1940, penelitian secara sistematis dimulai di Amerika Serikat, Swedia, dan Uni Soviet untuk menumbuhkan berlian menggunakan proses CVD dan HPHT. Sintetis yang mampu dilakukan ulang dilaporkan sekitar tahun 1953. Kedua proses masih mendominasi pembuatan berlian sintetis. Metode ketiga, sintesis peledakkan, telah memasuki pasar berlian di akhir tahun 1990an. Pada proses ini, butiran berlian berukuran nanometer dibuat dengan meledakkan karbon yang mengandung bahan peledak. Metode keempat, mengolah grafit dengan ultrasonik berkekuatan tinggi, telah dilakukan di laboratorium, namun belum ada aplikasi komersialnya.
Sifat berlian sintetis bergantung pada detail proses pembuatannya, dan dapat melebihi sifat berlian alami. Sifat kekerasan, konduktivitas termal, dan mobilitas elektronnya dapat melebihi berlian alami. Akibatnya, berlian sintetis secara luas dipergunakan untuk abrasif, pemotong dan alat penghalus dan peredam panas. Aplikasi elektronik berlian sintetis ada pada saklar berkekuatan tinggi pada pembangkit listrik, transistor medan efek berfrekuensi tinggi, dan LED. Detektor sinar ultraviolet atau partikel berenergi tinggi yang terbuat dari berlian sintetis digunakan pada fasilitas penelitian berenergi tinggi dan tersedia secara komersial. Karena kombinasi yang unik antara kestabilan termal dan kimia, pemuaian pada suhu rendah, dan sangat bening pada range spektrum yang luas, berlian sintetis menjadi material yang paling populer untuk jendela optis pada laser CO2 berkekuatan tinggi dan gyrotron.
Berlian CVD dan HPHT dapat dipotong menjadi batu perhiasan dan berbagai variasi warna dapat diproduksi menggunakan kedua metode ini: puith jernih, kuning, coklat biru, hijau, dan jingga. Penampilan batu perhiasan sintetis di pasar menghasilkan kekhawatiran pada perdagangan berlian alami, sehingga alat dan teknik spektroskopik khusus telah dikembangkan untuk membedakan berlian sintetis dan berlian alami.

sumber